Cara Mendidik Anak Menurut Islam

0 Comments

Seorang anak merupakan amanah yang harus orang tua jaga dan didik agar menjadi anak yang tidak keluar dari norma agama maupun norma adat. Baik atau buruknya anak bisa dilihat dari cara mendidik orang tuanya dan lingkungannya. Mendidik seorang anak memang tidaklah mudah, butuh kesabaran, kekuatan, dan doa yang luar biasa. Karena terkadang cara mendidik orang tua sudah benar namun ketika anak berbaur dengan pergaulan bebas maka bisa ikut terjerumus dalam lubang hitam tersebut. Dalam islam sendiri dalam mendidik anak ada tata caranya tersendiri. Bagaimana orang tua mendidik anaknya agar menjadi anak yang berguna, sholeh dan sholehah, berbaik hati, dan lain-lain. Lalu bagaimana cara mendidik anak menurut islam? Berikut ini ulasan tentang tips dan cara mendidik anak dalam islam yang musti para orang tua dan calon orang tua terapkan untuk buah hatinya.

Tips Dan Cara Mendidik Anak Menurut Islam

  1. Tanamkan tentang kesuksesan masa depan

Orang tua ataupun guru dalam mendidik anak menurut islam yaitu dengan menanamkan tentang kesuksesan untuk masa depan anak. Baik kesuksesan di dunia maupun di akhirat. Memang di dalam islam menyangkut tentang kesuksesan tidak hanya sukses dalam mendapatkan prestasi, sukses dalam menumpuk harta, gelar, pengahargaan, jabatan, dan lain-lain. akan tetapi yang musti orang tua dan guru tanamkan yaitu bagaimana seorang anak lebih sopan dengan yang lebih tua darinya meskipun secara ilmu memang anak memiliki ilmu pengetahuan yang lebih luas. Kemudian berbagai dengan ikhlas dengan apa yang dimiliki, tentunya orang tua juga memberikan contoh-contoh yang bisa membuat anak tergugah untuk melakukan kebaikan. Karena memang anak cerminan dari orang tua, ketika anak diberi contoh kebaikan-kebaikan maka anak akan meniru hal tersebut. Dalam hal akhlak dan ibadah yang lebih penting. Jika anda para orang tua menginginkan anak memiliki pribadi dengan akhlak yang mulia dan ibadah yang taat, sejak anak kecil terapkanlah dan berbuatlah otoriter kepada anak jika anak tak mau melakukan dalam hal ini, dan jangan lupa berilah contoh. Biasanya seorang anak menjadikan orang tua dan guru yang mengajarinya sebagai sosok figur yang ia contoh.

pexels.com
  1. Pahami sifat anak

Ketika anda sudah menanamkan bagaimana sejatinya sukses yang sejati, selanjutnya anda musti memahmi sifat anak-anak. Yang pertama yaitu cobalah amati bagaimana sifat anak. Memang setiap anak bahkan satu rahim pun tidak memiliki sifat yang sama. Untuk itu anda sebagai orang tua atau calon orang tua harus tahu cara mendidik anak menurut islam yang benar. Salah satunya yaitu dengan mengetahui sifat dari anaknya. Dan jangan pernah membanding-bandingkan anak dengan anak lainnya apalagi menyuruh anak mencontoh temannya yang lebih pandai. Sebaiknya anak diberi arahan namun dengan kreasinya sendiri dan diarahkan bagaimana menjadi orang yang baik menurut islam itu sendiri. Lalu bagaimana cara kita bersyukur kepada Allah ketika mendapatkan apapun itu. Setiap anak pula memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam hal menangkap pelajaran, tentunya jangan berikan satu metode yang sama dengan anak lainnya. Untuk itu anda musti mendukung dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan anak.

Sedangkan yang kedua yaitu orang tua mendidik anak sesuai dengan tahapan umur ananda. Karena memang anak dan remaja beda lagi cara mendidiknya. Seharusnya sedari dalam kandungan orang tua mestinya mendoakan anak agar menjadi anak yang berakhlak baik, cerdas, dan berguna. Selain itu orang tua beribadah dengan rajin dan ketika anak lahir bacakan doa kelahiran anak agar menjadi anak yang baik. Dengan begitu kebaikan yang dilakukan orang tua besar kemungkinan bisa menurun kepada anaknya.

pexels.com

Menurut Ali Radhiyallahu anhu bahwa cara mendidik anak menurut islam dibagi dalam beberapa fase yang disesuaikan dengan umur anak. Yang pertama yaitu tahap dalam menanamkan iman. Tahap ini orang tua mulai memperkenalkan anak dengan islam dan imam. Seperti mengajak anak untuk sholat, mengajak anak untuk beramal, memberi, dan berbuat baik kepada sesama. Pada tahapan menanamkan keimanan ini yaitu ketika anak baru lahir hingga berumur 7 tahunan. Karena memang pada usia ini atau age golden ini anak sangat dominan, jadi apa saja yang diajarkan akan melekat dalam hatinya dan membekas hingga dewasa. Apalagi jika sudah menjadi kebiasaan yang diwajibkan ketika dewasa nantinya ia enggan untuk meninggalkan. Yang kedua yaitu ketika anak berumur 7 tahun hingga 14 tahun. Ketika usia ini cara mendidik anak menurut islam yaitu dengan menanamkan disiplin pada anak. Dengan mengajari anak akhlak yang baik dan cara menghargai orang dewasa. Karena dalam tahapan ini memang anak benar-benar membutuhkan arahan harus seperti apa dia. Jika telah melewati usia ini dan anak masih belum bisa menerapkan kedisiplinan maka anak akan susah diarahkan. Selanjutnya tahap ketiga yaitu tahap kemitraan yaitu ketika anak berusia 14 tahun ke atas. Pada usia ini jangan mengekang anak, biarkan saja sesuai dengan kreasinya masing-masing namun tetap dalam awasan anda. ketika tahap ini tiba jadikanlah anak seperti sahabat yaitu anak akan bercerita apa saja yang ia lakukan dan yang diinginkan. Jangan sampai mengekang karena bisa jadi ia akan berontak. Sesekali berilah anak celah untuk memberikan pendapatnya, lalu luruskan pendapatnya dengan memberi nasehat dan masukan.

pexels.com

Metode Mendidik Anak Sesuai Dengan Ajaran Islam

  1. Tauhid

Tauhid adalah salah satu hal yang paling penting untuk diterapkan orang tua kepada anaknya. Dengan mengajarkan dan menanamkan ketauhidtan kepada anak sejak dini maka anak akan merasakan bahwa Allah ada disetiap ia melangkah, dan Allah lah satu-satunya Tuhannya yang patut di sembah dan diyakini. Selanjutnya yaitu mengenalkan dengan Al-Qur’an yang merupakan kitab yang digunakan untuk pedoman hidup manusia. Untuk itu ajarilah anak untuk membaca Al-Qur’an dan tanamkan kepada anak rasa cinta kepada Al-Qur’an dan Ash-Shunnah.

  1. Keteladan

Jika ingin memiliki anak yang berbudi pekerti yang baik, hendaknya orang tua juga mengajari hal-hal yang baik pula. Seperti mengajak anak laki-laki pergi jamaah ke masjid, mengajak anak ketika berbagi dengan saudara, mengjak anak mengaji dalam sebuah majlis. Dengan begitu anak secara tidak sadar sudah kita ajarkan kebaikan-kebaikan yang mengacu pada orang tua. Selanjutnya anak akan melakukan tanpa adanya perintah dari orang tua. Selain itu kenalkanlah kepada Rasulullah yang menyampaikan islam kepada manusia akhir zaman. Sehingga anak-anak bisa meneladani tokoh-tokoh islam yang sangat luar biasa.

  1. Muamalah

Metode ini juga sangat penting untuk di tanamkan dalam islam. Karena bermuamalah anak akan menjadi lebih santun dan menghargai baik dengan sesamanya maupun kepada di atasanya. Hal ini juga menjadi cara mendidik anak menurut islam yang musti anda terapkan kepada buah hati anda. Agar buah hati anda menjadi anak yang anda harapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *