Umum

Kepadatan Penduduk Jakarta

Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia, sehingga DKI Jakarta menjadi salah satu kota terbesar di Indonesia. Menjadi Ibu Kota negara Republik Indonesia menjadikan kota Jakarta sebagai sasaran tempat tinggal penduduk Indonesia. Sebagai Ibu Kota tentu saja Jakarta dianggap lebih maju dibandingkan dengan kota – kota lain yang ada di Indonesia. Jakarta juga sering disebut dengan nama kota metropolitan yang mana hampir semua hal bisa anda temukan di Jakarta. Jakarta diberi nama kota metropolitan dikarenakan Jakarta menjadi beberapa pusat seperti politik, bisnis, budaya, dan kepemerintahaan. Banyak penduduk dari berbagai wilayah yang tertarik untuk tinggal dan mencari nafkah di Jakarta. Banyak orang yang beranggapan bahwa lebih mudah untuk mencari pekerjaan di kota dengan gaji yang lebih besar, itulah yang membuat banyak orang tertarik untuk mengadu nasip di Jakarta. Padahal jika diperhatikan dari berbagai aspek, sebenarnya kota Jakarta sendiri sudah mempunyai banyak penduduk sehingga sering mengalami berbagai masalah kepadatan penduduk.

Penyebab Munculnya Masalah Kepadatan Penduduk

Kepadatan penduduk Jakarta memang sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Belakangan ini pemerintah mulai melakukan berbagai hal untuk bisa mengatasi permasalahan kepadatan penduduk tersebut. Jika diperhatikan peningkatan jumlah penduduk per tahunnya, Jakarta selalu mengalami peningkatan. Setiap tahunnya bayak penduduk dari berbagai wilayah yang masuk dan menetap di Jakarta. Tentu saja kepadatan penduduk ini dapat menimbulkan berbagai masalah jika tidak tertangani dengan baik. Berikut ini beberapa hal yang memunculkan masalah kepadatan penduduk di Ibu Kota Jakarta :

pixabay.com
  1. Perpindahan penduduk

Perpindahan penduduk ini memang menjadi salah satu faktor yang paling mempengaruhi peningkatan jumlah penduduk. Berbagai penduduk mulai dari Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan beberapa wilayah lainnya yang mulai tertarik untuk tinggal di Jakarta. Biasanya pertambahan penduduk di Jakarta akan bertambah banyak pada arus balik yang biasanya terjadi setelah lebaran. Alasan mereka untuk pindah di Jakarta adalah kurangnya lapangan pekerjaan di wilayah asal, gaji yang lebih besar dibandingkan gaji di wilayah asal, dan banyak yang ingin melanjutkan pendidikan di Ibu Kota. Itulah yang menyebabkan semakin banyak penduduk yang tinggal di Jakarta.

 

  1. Angka kelahiran dan angka kematian

Ketidakseimbangan antara angka kelahiran dan angka kematian menjadikan penduduk di Jakarta banyak. Kebanyakan wanita di kota menikah pada usia muda sehingga membuat angka kematian dengan kelahiran berbeda jauh. Selain itu di kota juga masih ada anggapan bahwa semakin banyak anak semakin baik, itulah yang menyebabkan penumpukan jumlah penduduk. Tentu saja anggapan tersebut sangat tidak sesuai jika terjadi pada keluarga yang tidak mampu, banyaknya anggota keluarga tentu akan menyebabkan kesulita ekonomi pada keluarga tersebut.

Itulah beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya masalah kepadatan penduduk di Jakarta. Selain beberapa hal yang telah dijelaskan di atas tentu masih ada beberapa penyebab lainnya yang mendukung adanya pertambahan jumlah penduduk.

pixabay.com

Dampak Kepadatan Penduduk dan Solusinya

Jika diperhatikan dari beberapa penyebab yang mendasari terjadinya kepadatan penduduk Jakarta, tentu saja hal ini akan menimbulkan beberapa dampak yang cukup serius dan harus segera ditangani. Kepadatan penduduk tentu saja bukan hal yang sepele, melainkan hal tersebut harus bisa disikapi dengan sangat bijak. Berikut ini ada beberapa dampak yang akan terjadi mengenai masalah kepadatan penduduk :

 

  1. Semakin banyak pemukiman

Dampak dari banyaknya penduduk tentu saja akan mempengaruhi jumlah pemukiman yang ada di Jakarta. Tentu semakin banyaknya pemukiman yang berdiri menjadikan lahan di DKI semakin sempit dan mahal. Terkadang karena harag lahan yang mahal membuat penduduk sembarangan mendirikan pemukiman di pinggiran sungai, hal ini tentu sangat membahayakan nyawa bagi para penduduk tersebut.

  1. Lapangan kerja semakin sempit

Semakin banyak penduduk yang mencari pekerjaan di Ibu Kota maka akan membuat lapangan pekerjaan di tempat tersebut menjadi lebih sempit. Banyaknya orang yang datang ke kota dengan membahwa pengharapan pekerjaan yang lebih lanyak, namun dengan banyaknya jumlah penduduk yang datang ke kota membuat banyak penduduk yang tidak mempunyai keterampilan pada akhrinya hanya akan bekerja sesuai dengan kemampuannya.

pixabay.com
  1. Kemacetan

Kemacetan tentu saja menjadi permasalahan Ibu Kota Jakarta yang belum terselesaikan. Banyaknya orang yang membawa kendaraan pribadi mampu membuat kemacetan yang sangat parah. Tidak hanya masalah kemacetan saja melainkan masalah polusi di kota juga semakin parah. Banyaknya kendaraan menjadi polusi udara semakin buruk di kota.

Itulah beberapa dampak yang dapat terjadi pada wilayah yang mengalami masalah kepadatan penduduk. Banyaknya permasalahan yang akan ditumbulkan maka dibutuhkan sebuah solusi yang mampu membuat keadaan tidak semakin parah. Solusi yang bisa dilakukan untuk membuat penduduk Jakarta tidak semakin bertambah banyak adalah dengan menegakan program Keluarga Berencana, membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak, membuka jalur baru untuk mengurangi jumlah kemacetan dan membedakan jalur antara roda 2 atau 4. Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghadapi masalah kepadatan penduduk yang terjadi, selain itu anda juga bisa mengetahui informasi lainnya di Snapstatistics.

Author

Sutaryo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *